Jaringan kejahatan jalanan kembali menjadi sorotan di Bekasi. Satu dari empat Pelaku Pembegal yang kerap beraksi di wilayah tersebut berhasil diringkus oleh aparat kepolisian, sementara tiga anggota komplotan lainnya masih dalam pengejaran. Penangkapan ini merupakan langkah awal dalam memberantas aksi begal yang meresahkan masyarakat, terutama pada malam hari.
Kasus ini berawal dari laporan beberapa korban pembegalan yang terjadi di ruas Jalan Raya Kalimalang dan Jalan Cut Meutia, Bekasi. Salah satu korban, seorang pengendara motor berinisial YM (25), kehilangan sepeda motor dan ponselnya saat dipepet oleh empat orang tidak dikenal pada hari Selasa, 20 Mei 2025, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. “Mereka tiba-tiba memepet dan menodongkan celurit. Saya tidak berani melawan,” ujar YM kepada polisi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Kompol Ari Wibowo, langsung melakukan penyelidikan intensif. Dengan menganalisis rekaman CCTV dan keterangan dari saksi serta korban, polisi berhasil mengidentifikasi salah satu Pelaku Pembegal. Pada hari Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku berinisial JN (22) berhasil ditangkap di kediamannya di daerah Tambun Selatan. Dari tangan JN, polisi menyita satu unit sepeda motor hasil curian dan sebilah celurit yang diduga digunakan saat beraksi.
Dalam pemeriksaan awal, JN mengakui perbuatannya dan menyebutkan nama tiga rekannya yang lain yang masih buron, yaitu DN, RM, dan AL. Ketiganya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Metro Bekasi Kota. Menurut pengakuan JN, komplotan mereka telah beraksi di lebih dari lima lokasi berbeda dalam dua bulan terakhir. Pelaku Pembegal ini kerap menargetkan pengendara motor yang melintas sendirian di jalur sepi.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Indra Jafar, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu tiga Pelaku Pembegal yang masih buron. “Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan menciptakan rasa aman bagi warga Bekasi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara di malam hari, terutama di jalan-jalan yang minim penerangan,” ujar Kombes Pol. Indra Jafar dalam keterangannya pada Kamis, 22 Mei 2025. Pihak kepolisian juga meminta kerja sama masyarakat untuk segera melaporkan jika memiliki informasi terkait keberadaan para buronan ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban.