Korea Selatan diterjang badai salju hebat yang menyebabkan kekacauan serius dan merenggut nyawa. Informasi dari berbagai sumber, menyebutkan bahwa sedikitnya enam orang meninggal dunia akibat insiden tragis terkait salju lebat yang melanda sebagian besar wilayah negara tersebut sejak Selasa (23/4/2025). Kondisi cuaca ekstrem ini tidak hanya menyebabkan gangguan transportasi darat yang signifikan, tetapi juga melumpuhkan operasional Bandara Internasional Jeju secara total.
Salju dengan intensitas tinggi terus mengguyur tanpa henti, menyebabkan penutupan jalan raya utama dan jalur pendakian di taman nasional. Lebih dari 200 penerbangan di Bandara Internasional Jeju terpaksa dibatalkan, membuat ribuan wisatawan terdampar dan frustrasi. Kondisi jalan yang licin seperti arena seluncur dan jarak pandang yang terbatas menjadi penyebab utama serangkaian kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa dengan pilu. Selain itu, korban jiwa juga dilaporkan akibat tertimpa atap bangunan yang ambruk karena tak kuat menahan beratnya salju yang menumpuk.
Tim penyelamat dan petugas darurat bekerja keras tanpa lelah untuk membersihkan jalan yang tertutup salju tebal dan mengevakuasi warga yang terisolasi di rumah-rumah mereka. Namun, cuaca buruk yang tak kunjung membaik dan terus turunnya salju dengan lebat menjadi kendala besar dalam upaya penyelamatan yang berbahaya. Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan kewaspadaan tertinggi dan mengimbau seluruh warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.
Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan, Lee Sang-min, telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah proaktif dan cepat dalam mencegah kerusakan lebih lanjut pada infrastruktur dan melindungi keselamatan publik yang terancam. Fokus utama saat ini adalah membersihkan jalan utama agar aksesibilitas pulih, memastikan pasokan listrik tetap terjaga di tengah badai, dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang paling terdampak oleh bencana salju ini.
Badai salju hebat yang melanda Korea Selatan ini sekali lagi menunjukkan betapa rentannya aktivitas sehari-hari terhadap kekuatan ekstrem cuaca yang dapat terjadi di berbagai belahan dunia, bahkan di negara maju dengan infrastruktur yang mapan. Gangguan transportasi yang meluas, jatuhnya korban jiwa yang menyedihkan, dan lumpuhnya bandara internasional yang vital menjadi bukti betapa seriusnya dampak badai salju kali ini.