Mengerikan! Kecelakaan Beruntun Libatkan Truk Tangki di Koja Jakut

Sebuah insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk tangki terjadi di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (24/04/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan parah. Diduga kuat, kecelakaan beruntun ini dipicu oleh hilangnya kendali truk tangki akibat rem blong.

Menurut keterangan Kompol Slamet Widodo, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, kecelakaan beruntun ini melibatkan sedikitnya lima kendaraan, terdiri dari satu unit truk tangki, dua unit mobil pribadi, dan dua unit sepeda motor. “Kami menerima laporan sekitar pukul 06.45 WIB dan segera menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan olah TKP. Dugaan sementara, truk tangki mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan di depannya dan menyebabkan kecelakaan beruntun,” ujar Kompol Slamet di lokasi kejadian pada Kamis pagi.

Akibat kecelakaan beruntun ini, beberapa pengendara mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Petugas dari kepolisian dan ambulans terlihat sibuk mengevakuasi para korban dan mengatur lalu lintas yang tersendat. “Kami masih mendata jumlah pasti korban luka. Namun, informasi awal ada beberapa pengendara mobil dan motor yang mengalami luka ringan hingga berat,” imbuh Kompol Slamet. Pihak kepolisian juga tengah melakukan identifikasi terhadap pengemudi truk tangki dan para korban lainnya.

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini membutuhkan waktu yang cukup lama karena posisi kendaraan yang saling bertabrakan dan ukuran truk tangki yang besar. Beberapa unit mobil derek dikerahkan untuk membantu memindahkan kendaraan-kendaraan tersebut. Akibatnya, kemacetan di Jalan Raya Cilincing arah Tanjung Priok maupun sebaliknya tidak terhindarkan. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengendara untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Hingga Kamis siang (24/04/2025) pukul 11.00 WIB, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun ini. Dugaan sementara masih mengarah pada faktor teknis kendaraan, namun tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti kelalaian pengemudi. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan prima sebelum beroperasi guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak.