Warga Kota Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan jasad mengambang seorang remaja yang ditemukan di aliran Kali Malang. Penemuan jasad mengambang ini sontak membuat geger warga sekitar dan langsung dilaporkan kepada pihak berwajib. Polisi segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.
Menurut keterangan dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bekasi Timur, Komisaris Polisi Bambang Satrio, S.H., jasad mengambang tersebut ditemukan pada hari Minggu, 20 April 2025, sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang warga yang sedang melintas di sekitar Kali Malang, tepatnya di wilayah Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Saksi mata melihat adanya benda mencurigakan mengapung di air dan setelah didekati ternyata adalah sesosok jasad manusia.
“Kami menerima laporan dari warga mengenai adanya penemuan jasad mengambang di Kali Malang. Setelah menerima laporan, petugas piket segera menuju lokasi dan melakukan pengamanan area,” ujar Kompol Bambang Satrio saat memberikan keterangan di lokasi penemuan jasad.
Tim Inafis dari Polres Metro Bekasi Kota juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi awal terhadap jasad mengambang tersebut. Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia remaja. Tidak ditemukan adanya kartu identitas pada tubuh korban. Namun, terdapat beberapa luka lebam yang masih didalami penyebabnya.
“Saat ini, jenazah korban sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Kami juga sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan,” tambah Kompol Bambang Satrio.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri remaja laki-laki untuk segera menghubungi Polsek Bekasi Timur atau Polres Metro Bekasi Kota. Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengungkap identitas korban.
Penemuan jasad mengambang ini tentu menimbulkan spekulasi di kalangan warga. Pihak kepolisian belum dapat memberikan dugaan terkait penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil visum. Polisi juga akan menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana dalam kejadian ini. Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.